4 Mitos Tentang Keaslian Madu, Lihat Apa Saja?

Tunoticiero Digital – Madu adalah bahan yang alamai dari hewan lebah yang selalu di manfaatkan sebagai pemanis sekaligus untuk penambah energi. Kandungan pada yang asli mengandung karbohidrat, seperti gula sederhana, fruktosa, serta glukosa. Air, vitamin, mineral, protein dan polifenol termasuk flavonoid.

Kandungan yang terdapat pada maddu tersebut yang membuat madu menjadi populer di dalam dunia kesehatan. ini juga banyak sekali manfaatnya seperti membantu kelancaran sistem pencernaan, menurunkan resiko terkena penyakit jantung, dan menjaga kadar kolesterol serta tekanan darah.

Namun, sayangnya tidak sedikit dari masyarakat di dunia masih seringkali kesulitan di dalam memilih yang asli. Beberapa dari mereka bahkan termakan oleh mitos atau informasi yang tidak tepat tentang keasliannya.

4 Mitos Keaslian Madu, APA SAJA?

1. Tidak di Sukai Semut

Pada umumnya, kesukaan hewan semut akan madu itu bergantung pada kandungan karbohidrat serta umur dari maddu itu sendiri. Umumnya, semut sangat menyukainya yang bahkan masih berbentuk nectar serta baru keluar dari ujung tanaman. Sementara itu, merak tidak sama sekali menyukai yang masih belum cukup umur sebab hanya akan mengakibatkan fermentasi yang mana akan menghasilkan karbon dioksida.

2. Madu Yang Mengkristal

Kristalisasi selalu saja disalah artikan sebagai tanda yang palsu. Namun, kenyataannya penggumpalannya merupakan hal yang wajar-wajar saja dan terjadi secara alami. Untuk mengetahuinya, madu yang terkristalisasi ini tidak akan mengalami penurun kualitas.

3. Tidak Berubah Warna

Terdapat perubahan warna pada maddu asli itu sebenarnya merupakan suatu hal yang memang wajar-wajar saja. Perubahan yang terjadi itu pada umumnya diakibatkan oleh reaksi pencoklatan non enzimatis yang mana justru nantinya akan meningkatkan kadar antioksidan di dalamnya.

4. Bisa Meletup

Di dalamnya itu terdapat sebuah organisme yang bernama khamir. Biasanya, khamir akan aktif dan menjalankan proses fermentasi pada madu yang dipanen muda. Hasil disamping fermentasi tersebut itu merupakan CO2 yang berbentuk gas. Jadi, gas itu kemudian akan terakumulasi serta akan menghasilkan sebuah letupan ketika sedang berada di botol yang tertutup rapat.

Demikianlah informasi tentang keaslian sebuah madu yang tidak dapat diukur hanya dari meletup atau tidaknya dari botol ketika dibuka.

Baca Juga : 3 Hal yang Harus Disiapkan Milenial Untuk Hidup 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *